Sola

Sebenarnya saya sudah memikirkan untuk posting tentang review anime. Tapi baru bisa terlaksanakan sekarang. Dalam pembacaannya anime Sola (baca: sora ) berarti alone dalam bahasa spanyol, walaupun begitu anime ini cukup banyak berkaitan dengan Sora (空:Langit) yang menjadi salah satu faktor terpenting di anime ini. Sola telah cukup lama tayang di negara aslinya, Nihon. Anime ini memiliki 13 episode dan 2 OVA. Bergenre romance, science fiction dan drama. Menurut info, anime Sola dinobatkan menjadi anime terbaik tahun 2007.

Sola menceritakan tentang kehidupan makhluk yang disebut Yaka, gelar dari Yoru no Wazawai (The Calamity of Night). Yaka adalah makhluk supranatural yang telah hidup sejak berabad-abad yang lalu, memiliki berbagai kekuatan spesial, dan hanya dapat bertahan hidup jika tidak berada di bawah sinar matahari, sesuai dengan gelarnya, Yoru. Yaka bukanlah manusia, dan jika Yaka berada di bawah sinar matahari, tubuhnya perlahan-lahan akan menghilang.

 

Inside The Story

[ Spoiler Alert : ON ] [ Spoiler Degree : Medium - High ] :lol:

Morimiya Yorito, seorang pelajar SMA umur 15 tahun yang suka memoto langit. Kali ini, di jam 4 pagi, dia pergi ke sebuah taman untuk mengambil photo langit fajar. Disana ia bertemu dengan cewek yang sedang menendang vending machine usang karena minuman yang dibelinya tidak kunjung keluar. Setelah Yorito membantu cewek itu untuk mengeluarkan minumannya, cewek itu malah pergi menghilang entah kemana. Karenanya, Yorito gagal mengambil photo langit fajar yang indah ditaman tersebut.

Selepas sekolah, Yorito pergi menjenguk kakak perempuannya yang dirawat dirumah sakit, Aono. Dia pergi bersama teman sekelasnya, Ishizuki Mana, yang juga menjenguk adiknya yang dirawat dirumah sakit yang sama, Koyori. Mereka pergi untuk merayakan ulang tahun Aono. Ditengah-tengah pesta ulang tahun tersebut, lonceng gereja berdentang menandakan hari sudah petang. Yorito dan membuka gorden untuk melihat gereja itu, dan disana ia menemukan pemandangan langit yang menakjubkan. Walau telah dicegah Aono, Yorito tetap saja ngotot mengambil photo langit tersebut. Sehingga pesta perayaan ulang tahun Aono tidak berjalan sukses.

Sepulang dari kunjungan ke rumah sakit, Yorito disuruh Mana pergi berbelanja ke konbini. Ditengah perjalanan, tiba-tiba hujan turun deras. Yorito terpaksa menunggu hujan reda di taman pagi tadi. Disana ia kembali bertemu dengan cewek berambut biru panjang yang misterius tadi, dan lagi-lagi sedang menendang vending machine. Disana, Yorito akhirnya berkenalan dengan Shihou Matsuri. Yorito menceritakan tentang dirinya yang menyukai langit, dan Matsuri menunjukkan photo langit sore di sebuah gereja yang indah. Baru saja Yorito lengah, Matsuri malah pergi meninggalkan Yorito. Penasaran dengan identitas Matsuri, Yorito tiba-tiba ingat dengan photo yang diambilnya di rumah sakit. Karena photo tersebut sungguh mirip dengan photo milik Matsuri, Yorito ingin memeriksa gereja tersebut.

Sesampainya dia di gereja, tiba-tiba dia mendengar suara ledakan dari dalam gereja. Yorito yang cemas masuk ke gereja dan melihat Matsuri diserang seorang pria paruh baya, Tsujidou Takeshi. Dalam keadaan terdesak, Matsuri akhirnya bisa lolos dari serangan Takeshi dan kabur dari gereja. Yorito ingin menyelamatkan Matsuri, tapi tiba-tiba dihentikan oleh Takeshi yang menjelaskan bahwa Matsuri bukanlah manusia, melainkan seorang Yaka. Walau begitu, Yorito tetap mengejar Matsuri, menyelamatkannya dan membawanya kerumah untuk dirawat. Takeshi sendiri mengincar nyawa Matsuri karena ingin membebaskan Kamikawa Mayuko-seorang Yaka-yang bisa berubah menjadi manusia kembali menggunakan nyawa Matsuri.

Akhirnya, setelah Matsuri berkenalan dengan Mana dan secara tak sengaja bertemu dengan Koyori, Yorito mengajak Matsuri untuk menjenguk Aono-agar Matsuri bisa berkenalan dengan Aono-. Matsuri kelihatannya telah mengenal Aono. Sayangnya, begitu mereka sampai ke rumah sakit, Aono ‘pura-pura’ tertidur sampai jam kunjung berakhir dan Matsuri tidak bisa bertemu dengan Aono. Akan tetapi, ketika mereka pulang Aono mengikuti mereka dan Matsuri memisahkan diri dari Yorito dkk. Setelah itu, Aono dan Matsuri bertemu. Aono ternyata seorang Yaka juga, yang sebelumnya bunuh diri tapi diselamatkan oleh Matsuri.

Dendam Aono pada Matsuri. Keinginan Takeshi untuk menghabisi Matsuri. Perasaan antara Matsuri dan Yorito. Serta identitas Yorito yang asli, adalah inti permasalahan yang difokuskan pada anime ini.

 

***

 

[ Condition : Danger ] Buat fakir bandwidth,, :lol:

Character

Morimiya Yorito (森宮依人) – Seiyuu : Okamoto Nobuhiko
Seorang pelajar SMA, berumur 15 tahun. Tokoh utama dan protagonist cerita ini. Tergila-gila terhadap sora dan memiliki banyak photo langit. Kecintaannya pada langit membuat dia hafal nama-nama langit, nama-nama awan bahkan memprediksikan cuaca. Dia bertemu dengan Matsuri di pagi hari ketika ia ingin mengambil photo langit fajar di sebuah pagar, dan kejadian ini mengawali kisahnya. Walau mengetahui Matsuri bukanlah manusia, dia tetap melindungi Matsuri dari siapa pun dan bertekad akan memperlihatkan langit yang sesungguhnya. Dia memiliki kakak perempuan yang sedang dirawat dirumah sakit. Dia selalu mengunjungi kakaknya bersama Ishizuki Mana, serta membawa sebuah boneka aneh yang dia dan Matsuri anggap lucu. Sebenarnya, Yorito adalah buatan Aono dari kertas kekuatannya dan seluruh ingatan Yorito adalah buatan Aono, yang sebenarnya telah meninggal bertahun-tahun yang lalu. Mencintai Matsuri, dan kakaknya, Aono.

Shihou Matsuri (四方茉莉) – Seiyuu : Noto Mamiko
Seorang Yaka. Gadis yang bersifat ‘aneh’ dan misterius. Dia telah hidup selama ratusan tahun dan mengenal Aono, Yorito serta Mayuko sejak lama. Matsuri tidak mengerti tentang teknologi dan memiliki prinsip ‘Seluruh Peralatan akan kembali berfungsi bila ditendang,’. Dia suka minum Tomato Shiruko. Karena Yorito, Matsuri menyukai langit dan sangat terobsesi untuk melihat langit. Kekuatan Yakanya adalah membuat sesuatu menjadi rapuh dan merubah orang yang telah meninggal menjadi Yaka. Dia selalu berpendapat bahwa Yorito itu pervert. Dia mencintai Yorito, dan ingin mengembalikan apa yang seharusnya telah terjadi.

Morimiya Aono (森宮蒼乃) – Seiyuu : Nakihara Mai
Kakak perempuan Yorito. Sedang dirawat dirumah sakit, karena kekuatan Yaka-nya melemah dan melindungi diri dari sinar matahari. Bersifat pendiam dan dingin. Mencintai Yorito. Pintar membuat origami, dan kekuatannya adalah mengendalikan kertas dan buatannya-Yorito. Boneka aneh yang diberikan oleh Yorito selalu dilempar kedalam keranjang yang telah terisi dengan boneka-boneka aneh lain. Dia kelihatan terganggu dengan kedatangan Yorito, tapi selalu cemas jika Yorito tidak menjenguknya dan selalu memotret langit. Teman baik Ishizuki Koyori. Aono juga seorang yaka yang diubah oleh Matsuri setelah dia bunuh diri karena kematian Yorito. Aono lah yang mengajari Matsuri tentang perasaan manusia. Tidak disangka, Aono ternyata gadis yang pemalu dan perfectionist ^^.

Ishizuki Mana (石月真名) – Seiyuu : Honda Yoko
Teman sekelas Yorito, yang adiknya juga dirawat dirumah sakit. Pintar memasak dan bekerja disebuah restoran. Dia sebal melihat Yorito yang tidak respect terhadap kakaknya dan selalu memotret langit. Menjadi teman baik Matsuri, dan menyukai Yorito (atau mungkin hanya terlalu care :D ). Dia juga salah satu yang mengetahui rahasia Matsuri. Selalu memukul kepala Koyori jika memanggilnya dengan sebutan ‘Mana-san’. Setelah kematian Yorito dan hilangnya kenangan Mana terhadap Yorito, perlahan-lahan Mana mulai memiliki hobi yang sama dengan Yorito.

Ishizuki Koyori (石月こより) – Seiyuu: Shimizu Ai
Adik perempuan Mana. Dirawat dirumah sakit yang sama dengan Aono dan menjadi sahabat baik Aono. Dia menyukai origami dan Aono mengajari bagaimana cara membuatnya. Kepalanya sering dipukul oleh Mana dan Aono jika memanggil Mana dengan sebutan ‘Mana-san‘ dan bukannya ‘Onee-chan‘. Koyori selalu berbahasa halus dan sopan kepada siapa pun. Dia betah tinggal di rumah sakit, demi menjenguk dan menjaga Aono ketika Koyori telah keluar dari rumah sakit. Pertemuannya dengan Matsuri ketika Koyori dalam misi rahasia menyusup ke rumah Yorito. Tapi karena tidak dimarahi Matsuri, Koyori berpendapat bahwa Matsuri gadis yang baik.

Tsujidou Takeshi (辻堂剛史) – Seiyuu : Fujiwara Keiji
Lelaki paruh baya yang mencintai Kamikawa Mayuko. Dia mengincar Matsuri demi mengubah Mayuko menjadi manusia kembali, karena dulu pernah berjanji akan membawa Mayuko ke dunia manusia dan selalu ada didekatnya. Menyerang Matsuri dengan menggunakan pedang dan lampu bersinarkan sinar UV.

Kamikawa Mayuko (神河繭子) – Seiyuu : Nishizaki Noriko
Anak kecil yang berpakaian aneh. Gadis yang angkuh, seorang Yaka. Matsuri mengubahnya menjadi Yaka setelah kematiannya karena perampokan. Sejak itu, dia tinggal bersama Takeshi, dan Takeshi berjanji untuk mengubah Mayuko menjadi manusia kembali. Mayuko selalu ditemukan tidur didalam kardus di tempat terpencil di dalam kota, atau bahkan kotak sampah. Selalu mencemaskan Takeshi, dan mencintai Takeshi karena kebaikan hatinya. Menyukai Matsuri, karena berkat jasanya, Mayuko tetap hidup dan bersama Takeshi.

 

 

***

 

[ Spoiler Mode : OFF ] [ Spoiler Degree : Low ] :lol:

Secara umum, artwork anime ini bisa dibilang sungguh bagus. Oleh karena artwork-nya lah awalnya saya tertarik untuk menonton anime ini. Hal ini juga berasal dari segi music, OP dan ED serta penguasaan seiyuu dalam membawakan karakternya. Ceritanya cukup kompleks dan chara development-nya good enough. Walau masih ada (menurut saya) yang bisa digali dari setiap karakter. Ceritanya hanya berpusat pada sedikit karakter, sehingga membuat ceritanya tetap fokus ke dalam sebuah tema dasar yang simple. Walaupun begitu, setiap karakter memiliki relation sendiri-sendiri, yang membuat ceritanya saling berkesinambungan.

Soal humor, enough, lah! Tidak terlalu banyak sih, tapi memang sepertinya, genre supranatural tidak memiliki banyak humor, apa bila dibandingkan dengan parodi. (Ya iya, lah!)

OP-nya berjudul ‘Colorless Wind’ yang dinyanyikan oleh Ceui. Ed-nya berjudul ‘Mellow Melody’ dan dinyanyikan oleh Aira Yuuki. Insert theme-nya dinyanyikan oleh Aira Yuuki yang berjudul Binkan na Fuukei. Serta ED di episode terakhir yang berjudul Miageru ano Sora de dan dinyanyikan oleh Aira Yuuki.

Nilai minus-nya mungkin (mungkin,, karena tidak semua orang berpendapat demikian), adegan kekerasannya benar-benar ditampakkan, 2 adegan yang seharusnya tidak dilihat oleh anak-anak dan beberapa cara bicara / tingkah Matsuri yang tidak baik untuk dilihat anak-anak.

Mungkin ini tidak penting bagi yang telah remaja ke atas, tapi ketika saya nonton bareng adik saya yang masih kecil dan bisa baca english dan sedikit ngerti nihon-go, dia jadi mengerti satu kata yang agak tidak cocok untuk diketahui anak kecil.

 

***

 

Recommended, c… Silahkan ditonton kalau berminat.

Yang kasihan itu si Yorito. Tidak ada masalah apa-apa, tapi gantinya dia yang jadi korban.

6 Tanggapan ke “Sola”


  1. 1 sora9n September 3, 2008 pukul 11:31 am

    Dalam pembacaannya anime Sola (baca: sora ) berarti alone dalam bahasa spanyol, walaupun begitu anime ini cukup banyak berkaitan dengan Sora (空:Langit)

    Saya? :P

    *ditimpuk batu bata*

    Hmm, belakangan ini jarang nonton anime lagi. Cari waktu dulu ah. =3

    ———

    syaorannatsume
    begitulah :lol:
    memang berhubungan dgn langit, kok.. lebih setengah dari animenya langit semua..
    nanti semuanya suka sama sora semua, egh.. langit maksudnya
    silahkan ditonton.. moga2 suka juga

  2. 2 Mi_Chan September 5, 2008 pukul 11:10 pm

    Hahaha, review anime lagi. Berminat banget me review yaa?

    Coba check ke sini, siapa tau dpet resensiii, :mrgreen: Almost otaku orang nya, :mrgreen: http://www.gerrymon.wordpress.com

    Lbih banyak ke Code Geass kali ya, dia…

    ———

    SyaoranNatsume

    Hoho.. iya, dong! sebenarnya milih anime ini karena difavoritin sama kurogane animeblogger, makanya saya tonton. eh? tahu kurogane animeblogger? Selain itu…
    sebenarnya yang kemaren itu bukan review anime,, tapi masukin animenya aja..
    :lol: hmm.. nanimo kidzuidatta no ka naa,,
    oke, deh, mbak Mi! ntar dibuka… thank you atas link-nya. code geass ato ga nya,, itu ga masalah!

  3. 3 om4gus Oktober 17, 2008 pukul 6:01 am

    Entah kenapa nonton sola itu ada gunanya juga, bikin cepet ngantuk untuk orang insomnia akut seperti aku. Terlalu membosankan, sampe ngga pernah bisa nyelesaikan nonton. Paling hebat setengah episode sudah KO.
    Mungkin cuma masalah selera aja sih. Genre-nya sejenis dengan Kanon khan?
    Kalo ngomong soal anime terbaik, ada yang ndukung Clannad Ngga?

  4. 4 syaorannatsume Oktober 17, 2008 pukul 6:06 am

    ^

    Yup, sejenis dengan Kanon.

    Saya sih asyik-asyik aja nontonnya. Karena artworknya yang keren, genrenya yang shoujo juga ga masalah…

    Sementara kalo tentang Clannad, mungkin karena terlalu romance… sementara di sini ada sedikit ’supranatural’ yang mungkin enak juga ditonton shounen. Kan voter anime terbaiknya bukan hanya shoujo aja?

    Saya juga suka Clannad, kok! :D

  5. 5 Shin Muhammad November 22, 2008 pukul 5:47 am

    Wah, baru sadar kalau ada yang buat reviewnya :D

    BTW, boleh ane ijin kutip untuk web ane? Peace

  6. 6 Cloud Maret 11, 2009 pukul 2:48 pm

    Kalau dibilang mirip Kanon, kurang tepat karena Sola banyak adegan actionnya (terutama 2 adegan terakhir)

    Sola adalah anime paling menggetarkan hati yang pernah kulihat.

    Episode paling berkesan bagiku adalah saat Mayuko meminta Takeshi untuk membiarkan Matsuri hidup. Iringan lagu Binkan Na Fukei saat itu betul-betul cocok


Tinggalkan Balasan




About Me

Often called by SyaoranNatsume. Just a ordinary girl, with some point of otaku in her mind. A senior high school student at grade X. Currently 14 years old, now. Live in a earthquake-disaster city in Sumatera Island. Love all about Japanese, anime, manga, and games.

 

September 2008
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
Banner's created by Pandu