Mau membahas tentang kota Bengkulu saja. Sesuai dengan judulnya, yang mungkin bisa anda tebak sendiri. Disertai dengan 3 model dialog, yang tanpa sengaja dialami oleh teman lama SD dan SMP saya ketika mengikuti lomba ke ajang Nasional.
Biasalah, seperti yang saya sudah rasakan dulu sayangnya k.o. di propinsi. Sebelum lomba ada sebuah pelatnas yang menghabiskan waktu yang lumayan. Nah, saat itu para peserta yang sedang deg-degan menghadapi sebuah event besar ini biasanya… berkenalan. Sekedar ingin tahu saja, siapa tahu ‘orang ini’ toh yang juara. Selain itu, sekaligus ingin melihat tampang juga, sekedar menerka-nerka, seberapa sih kemampuan ‘orang ini’. Yah, kira-kira seperti itu, lah.
Setidaknya, ada tiga tipe percakapan yang terjadi di perkenalan seperti ini. Dan dua diantaranya merupakan percakapan yang benar-benar membuat muka merah karena marah malu. Saya yang mendengar ceritanya sekali pun, juga berpendapat demikian. Wong percakapannya begitu juga…
A : Hi… asalnya dari mana?
Teman Saya (T) : Dari Bengkulu…
A : …
T : …
Percakapan pertama. Terjadi keheningan disini. Entah apa maksudnya. Keheningan penuh arti. Mungkin dia langsung menerka kepintaran teman saya ini yang berasal dari propinsi Bengkulu. Tapi, entahlah. Mungkin juga dia tidak tahu Bengkulu itu dimana dan tidak mau menanyakannya.
Memang tidak bisa dinyatakan langsung bahwa orang ini tidak tahu dimana Bengkulu itu sebenarnya dimana… Tapi, saya lebih setuju dengan percakapan diatas ini sih. Bandingkan saja dengan percakapan-percakapan lain,
B : Hi… asalnya dari mana?
T : Dari Bengkulu…
B : Bengkulu? Dimana yah?
T : Di pulau Sumatera
B : Benarkah? ^^ Bukannya di sebelah selatan Maluku?
Percakapan kedua. Silahkan tebak artinya apa… Silahkan ngakak sepuasnya juga kalau mau. Tapi, ada satu percakapan lagi yang membuat saya (sebagai pendengar cerita waktu si T pulang) tertawa terpingkal-pingkal padahal miris dalam hati.
C : Hi… asalnya dari mana?
T : Dari Bengkulu…
C : Bengkulu? Ah, yang sering kena gempa itu?
T : Uhmm… Iya, sih…
Percakapan ketiga. Mengesalkan.
Saya merasa ada sedikit ketidakadilan disini. Memang Bengkulu itu salah satu kota yang sering gempa, dalam satu bulan saja minimal satu kali. Akan tetapi, gempa dengan kekuatan yang benar-benar dahsyat hanya terjadi sekali-kali. Walau sering gempa pun, infonya tidak menyebarluas se-Indonesia. Dan satu lagi, kota yang pernah ’terserang’ gempa itu bukan hanya Bengkulu! Dan rasanya, aneh sekali cara ‘mengingat’ suatu kota dari bencana alamnya. Memang, Bengkulu itu tidak terlalu memiliki suatu pesona ’spesial’ yang bisa dijual atau dikenang ke jajaran Nasional. Tapi, apakah harus menekankan kata ‘gempa’ disana? Salah satu spesies bunga terbesar di dunia tumbuh di Bengkulu, kok! Baca saja di ringkasan-ringkasan ilmu alam, ada keterangan lokasinya disana. Atau sebuah ringkasan singkat di buku Sejarah SMP tentang Benteng terkuat nomor 2 di wilayah Asia yang pernah dibangun Inggris. Letaknya juga ada di Bengkulu.
Tapi kenapa tidak ingat dengan Pak Soekarno
Ehem. Masih ingat pelajaran sejarah anda? Ir. Soekarno pernah diasingkan ke Bengkulu. Dan ibu Fatmawati, sang pejahit Merah-Putih itu berasal asli dari Bengkulu. Ingat?
Tidak terlalu penting? Memang. Tapi itulah salah satu propinsi terisolir di Indonesia ini. Salah satu propinsi yang ‘namanya’ pun diabaikan sebagian orang-orang ‘genius’ yang mengikuti lomba diatas. Tidak, bukan hanya sebagian orang ‘genius’ tersebut. Tapi hampir semua… semua orang! Termasuk sepupu saya. Padahal saya tinggal di Bengkulu yang terpencil ini!
***
Baiklah, para blogger sekalian. Bolehkah saya tanya satu pertanyaan? Saya sedikit penasaran.
Apakah anda tahu posisi propinsi Bengkulu itu dimana? Tidak tahu.
Buka atlas, deh.
Eh-eh, saya tidak bermaksud ngapa-ngapain, ya. Tapi yah, bagaimana lagi? Memang itu kejadiannya. Saya tidak akan marah kalau anda yang membaca ini tidak tahu persis letak Bengkulu itu dimana. Tapi, si T yang notabene ‘asli’ Bengkulu itu sebenarnya tidak marah sangat malu.
Hmm… bagaimana jika saya tanya sekali lagi. Coba anda sebutkan nama-nama propinsi yang terletak di pulau Sumatera? Ada yang hapal? Bagus. Tapi coba cek lagi. Adakah Riau, Lampung, Jambi, dan Bengkulu disana? Bukannya sedikit menyinggung keempat propinsi ini atau bagaimana, tapi biasanya, seseorang cenderung mengingat melalui nama awalan. Begitu juga di pulau Jawa yang setengahnya berawalan kata ‘Jawa’. Namun, karena pulau Jawa lebih terkenal, yaa… lebih hapal.
Jika anda hapal, apa yang terlintas di pikiran anda? Tsunami kah untuk Aceh? Atau mungkin GAM? Posisinya mungkin semua juga sudah tahu, paling atas dari pulau Sumatera. Serambi Makkah pula! Rasanya tidak ada yang tidak tahu propinsi ini. Terutama juga propinsi Sumatera Utara, lebih terkenal lagi malahan. Nah, bagaimana nasibnya dengan Riau? Ada yang tahu? Bagus jika tahu. Kebangetan jika tidak tahu… Propinsi kedua yang terdekat dengan negeri seberang itu, lho! Lalu, bagaimana dengan Sumatera Barat? Apa anda terlintas kripik sanjay, rendang, dendeng, dan segala yang berasa pedas-pedasan? Atau malah kisah si Malin… mungkin juga teringat bentuk ‘tanduk’ yang mungkin tidak anda ketahui namanya. Lalu, kebawah lagi, Jambi. Ingat? Hmm, untuk Sumatera Selatan. Mungkin anda langsung teringat jembatan Ampera, atau bahkan Pempek mungkin. Untuk Lampung? Karena posisinya paling dekat dengan pulau Jawa, saya yakin pasti ada yang ingat… dengan mendengar namanya.
Tapi, bagaimana untuk Bengkulu? GEMPA?
Oh… mungkin lempuk? Bahkan nama makanan ini saja banyak yang tidak tahu.
Well, sedikit berkecil hati. Memang propinsi Bengkulu ini kurang terkenal selain gempanya. Kurang besar, kurang maju, kurang keren. Pokoknya, tidak bisa digambarkan kecuali dengan melihat mata kepala sendiri! Seiyanya, mbak ini turut merasakan hal yang sama.
Lalu dimana Bengkulu itu sebenarnya? Dibawah Maluku?
Mentang-mentang hurufnya sama, jadi lokasinya berdekatan. Begitu?
Ahem, serius. Memang tidak bisa menyalahkan siapa-siapa. Bengkulu memang kota kecil, dan tidak terlalu penting untuk diingat. Tapi, masa tidak tahu dengan propinsi di negerinya sendiri? Mungkin ya, banyak orang yang hapal nama-nama negara beserta benderanya sekalian. Banyak yang ingat distrik-distrik terkenal di Tokyo. Atau bahkan tahu dan menguasi seluruh nama negara bagian Amerika. Tapi, untuk propinsi yang berada di negerinya sendiri tidak tahu? Berapa nilai Geografi SD dulu!? . Yah, setidaknya anak-anak Olimpiade diatas yang tiga-tiganya berasal dari pulau Jawa… masih tidak kenal kah sama propinsi yang satu ini? Setidak-tidaknya, jarak antara Sumatera dan Jawa itu lumayan dekat, bahkan bisa dibilang ‘satu dunia’ karena satu waktu.
Terus, kenapa masih tidak tahu? Dimana letak perasaan Nasionalisme terhadap bangsa sendiri?
Often called by SyaoranNatsume. Just a ordinary girl, with some point of otaku in her mind. A senior high school student at grade X. Currently 14 years old, now. Live in a earthquake-disaster city in Sumatera Island. Love all about Japanese, anime, manga, and games.
Banner's created by
Kurang update. Sibuk THR, UB dan tugas kelompok…
Post ini dibuat karena si ‘T’ tersebut bakal pulang ke Bengkulu sekaligus merayakan ulang tahunnya awal November nanti…
*ga penting*
Pengalaman ku lebih parah
A : Eh, km anak mana nih?
M : Bengkulu.
A : Bengkulu? Humm, itu di daerah Papua?
Graukkkk! Dr mna nyampe nya Bengkulu yg ada di Barat ke ujung Timur situ!!!
Yah, sudah lah…kadang mreka mlupakan kita sbg bagian dr Indonesia. Sampe2 pemerintah yg korupsi di sini pun di sepelekan. *geleng2 kepala*
DAN ya, Bengkulu rasa nya propinsi yg paling sering kena gempa deh di Indonesia. Dan baru masuk Tipi *itu pun metro*…paling banter kalo udh banyak yg mati…atau yg kek di muko2.
YAH…tunggu aja giliran kita show up di depan mreka , nat.
Karena saya cukup menguasai ilmu pemetaan, tentulah saya tahu dimana Bengkulu
Bukannya begitu, anda kebetulan saja bicara ke orang yg sebenarnya ga tau apa2. Banyak kik yg tau dimana bengkulu, apalagi yg rajin baca koran.
Mmm, nyindir siapa ya?
Kalo dikasih clue ‘bkl, kota gempa’, pasti masih engga tau dong. Tapi kalo denger bengkulu, masih bisa bayangin dimana letaknya kok. Meskipun engga ada bayangan yg ada disana itu apaan.
Soal singkatan kota, kok enggak ada standarnya ya? Kalo amrik aja ada CA, LA, NY, semuanya dua huruf dan jelas standarnya. Dari situ muncul NYPD, dst. Sedangkan, Surabaya aja ada yang memakai singkatan sby atau srby, tergantung partai yang dianut
@ Mi Chan
Sama, mbak! m(_ _)m . Tapi untungnya, yang mengalami kejadian di atas adalah teman saya (si T). Bukan saya…
A : Bengkulu? Humm, itu di daerah Papua?
Entah kenapa saya mau tertawa.
. Tapi, entah kenapa sedih juga sih…
Kalau dipikir-pikir, mungkin karena ‘mereka’ tidak tahu dimana Bengkulu jadi mereka hubungkan kota Bengkulu dengan tempat yang tidak mereka ketahui.
Kok ke Papua? Jauh amat…
Emang Bengkulu negroid, ya?
Buff*menahan diri untuk ketawa keras-keras*
Soal korupsi, yah. Tahu sendiri saja. Hmm, saya ngerasa ga enak mengumbar aib disini.
Kalau masalah gempa sih, memang. Itu pun baru masuk TV kalau sudah banyak yang rusak, dan skala richter-nya udah 7 keatas dan kalau sudah banyak korban bergelimpangan, terus jika sudah ada isu-isu ‘tsunami’. Sementara bisa dilihat, propinsi-propinsi lain, yang baru 6 saja sudah diekspos. Tapi, lain dengan Jogja dulu, kerusakannya memang sudah parah…
Yup… Tapi, saya kan bukan orang a-se-li Bengkulu, mbak! *ditendang*
Eh-eh, si T itu membanggakan nama Bengkulu, lho! Dengan mendapatkan medali perak OSN Matematika. Percakapan diatas itu terjadi sebelum dia ikut lomba.
:::::
@ Adriano Minami
Yup. Banyak juga yang tahu Bengkulu.
Tapi anehnya, orang-orang diatas itu adalah para anak-anak genius yang berhasil lolos ke seleksi Nasional. Dan, masa tidak tahu dengan kota Bengkulu?
Mau digimanain juga, saya rasa Bengkulu itu jarang masuk media.
:::::
@ Om4gus
Nyindir yang merasa saja… Dengan orang-orang yang tidak tahu letak salah satu propinsi di negerinya sendiri. Begitu sih…
Lebih tepatnya ke anak-anak genius diatasLah? Teman saya ga ngasih clue apa-apa. Cuman orang yang mendengar kata Bengkulu langsung ingat ‘gempa’. Itu masalahnya.
Soal Singkatan kota ada, kok. BKL, singkatannya.
Saya orangnya rajin ngikutin berita juga dan tante saya orang bengkulu jadi tahu
Mungkin mereka2 itu adalah orang2 yg kepinteran ampe2 lupa beberapa hal
Apa? Orang Indonesia nggak tahu Bengkulu letaknya di Sumatra?
Pasti geografinya dapet 3 dehPayah anak sekarang. Jangan-jangan tahun depan mereka bilang: “Sabah itu letaknya di Aceh, di pulau paling barat…”OMFG. (-_-)
Enggak juga sih. Buktinya pernah dibilang mau tsunami sama Om Peramal dari Brasil.
*dilempar sandal*
Wakakaka, sora9n mengikuti perkembangan euy…
Aq jg bkn bengkulu asli kok, dan aq bkn nigger!
Hoy, Syaorannatsume! Wehehehee,. dak mood ngasih tahu nama ke orang lain di cyberworld? Huahahahaha…
Kok rasanya aku pernah denger percakapan ginian ya?
Tapi mau diapain lagi, Nin? Emang begitu, lah, Bengkulu. Terimalah apa adanya. Kalau mau buat Bengkulu diingat orang banyak, mari kita lakukan sesuatu untuk menaikkan nama Bengkulu!
Halaah, ngomong ajo yang mudah… melakukannya susah, dak? Tapi biarlah…
*Pura-pura lupa kalau kemaren ngomongin ginian dikantin*
*pat pat*
sabarlah, nak. nanti akan ada saatnya kamu menyadari bahwa ‘menjadi jenius’ itu cuma bagian kecil dari banyak hal lain dalam kehidupan ini. percaya deh.
btw, saya tau Bengkulu di mana! di selatannya Lampung kan?
*dibakar massa*
~j/k
~sambilmasukinkedaftarkotabuatdikunjungi
@Adriano Minami
Sepertinya begitu. Hmm, tapi… udah dengar nama masih lupa juga. Euh, beda sama yang nomor 3 (dan 1) mungkin… Tapi yang nomor 2 itu kebangetan. Nyampe Maluku, kah, Bengkulu?
Yokatta, ternyata kamu tahu Bengkulu…
:::::
@sora9n
Begitulah kejadiannya… yang sering jadi keluhan kami-kami ini, Sensei,
Kalau Sabah letaknya di Aceh. Jangan-jangan Bengkulu letaknya dikira negara lain jadinya… Negara kecil di benua lain, mungkin?
Kalau soal Om Peramal Brasil itu sih…
No comment.
Tapi katanya, beliau hanya bermimpi, sedang mengajarkan Geografi kepada muridnya dan bilang bahwa Bengkulu akan dilanda tsunami dengan bla-bla-bla…
Untung ga tsunami. Kalau enggak, Bengkulu bisa terkenal beneran, bersama ramalan Brasilnya.
Menjadi propinsi hancur yang payah:::::
@Mi Chan
Siapa bilang niger? Saya belum pernah liat orang hitam di Bengkulu. Suer!
Kalau orang ras lain sih, ada juga beberapa…
@..dwhie..
Lho? Ini Dewi, ya?
Lah? Si T tsb kan nyeritain ke orang banyak begitu pulang dari lomba itu. Bukan berita baru lagi soal Bengkulu ini.
Obsesi, huh?
Masih juga…
Bikin aja gerakan teroris di Bengkulu. Mungkin terkenal se-Internasional, lho!
*ditimpuk anak polisi*
:::::
@yud1
*speechless*
Memang begitu, ya? Meski genius tapi kepribadian hancur, sama saja seperti orang-orang biasanya. Mungkin malah bisa mengakibatkan efek yang lebih besar…
btw, saya tau Bengkulu di mana! di selatannya Lampung kan?
Utara, deh…
btw, Bengkulu itu kota panas, terik, sering gempa… hati-hati aja kalau jalan-jalan kesana… Selengkapnya, sudah dijelaskan diatas.
Gak juga, saia tau kok letak Bengkulu
entah karna sesama saudara seSumatra, ato karna nilai IPS saia yang waktu SD bisa dibilang bagusPanas dan terik?
Pekanbaru bangetJangankan itu, yang ndak tau Riau juga banyak kok
.
Pernah ada salah seorang temen w yang pernah chatting ma artis (iya,, artis
entah ID asli ato palsu, kemungkinan besar palsu) nama dirahasiakanArtis(M): Tinggal dimana?
Temen w (V): Di Pekanbaru
M: Dimana tuh?
V: Riauu~~Riau
M: Riau dimana?
V: *emosi* Deket Padang!!
M: Ooh… Padang….
Kesimpulannya,
Padang lebih terkenal dibanding PKUtak hanya Bengkulu sendiri yang kurang dikenal =w=.Tapi contohnya cuma 1 kasus sih,, jadi kurang relevan *disepak*
Betul sekali.
BTW, jadi inget sama slogannya SMAN 3 Bandung.
“Knowledge is power, but character is more”
[/bukanSekolahSayaSih,TapiSeringLewat] ^^’
Salam kenal…
Saya tahu Bengkulu. Yang di deketnya ada pulau kecil namanya Pulau Tikus kan?
(Saya ga nyontek lo, suwer deh)
(Dulu ada temen dari Bengkulu. Begitu saya bilang kalimat ini langsung
)
chauvinismenya meningkatdia nyeritain keindahan pulaunyaPremis satu: Saya tau Bengkulu itu di Sumatra
Premis dua : Saya lebih tau lagi kalo Bengkulu itu di Sumatra bagian barat, nyerempet Samudra Hindia
Premis tiga: Saya belom pernah ikut lomba tingkat nasional
Maka, saya bukannlah A, B, ataupun C yang muncul dalam dialog di atas
Mendinganlah daripada orang chatting kayak gini
A : Where do you live?
B : I’m an Indonesian
A : Indonesian? Where’s there?
Sekitar 45% Orang luar ga tau Indo lho
Stju, adriano!!! Org luar ada yg g tau d mana Indo!!! Wakakakak…
@ nBLa
Terima kasih… Sesama anak Sumatera kita harus tahu-menahui.
Heaah? Ga tahu Riau dimana? Kebangetan, tuh!
Kota minyak, kan? Wajar, dong!
Saya tahu, kok, dimana Pekanbaru! Wong tiga tahun terakhir ini saya ke Pekanbaru terus…
Tapi, sang ‘artis’ mengomentari dengan gaya yang lebih bagus. Dibanding orang-orang diatas, yang mengomentari direct ke gempanya.
@ sora9n
Hmm… sepertinya memang begitu. Tapi, dulu (dan sekarang mungkin) saya masih terobsesi dengan kegeniusan seperti itu…
@ lambrtz
Salam kenal juga.
Ehehee… Iya, yang ada pulau kecil, bernama pulau tikus.
Dibilang indah juga tidak bisa. Dibilang jelek juga tidak bisa… Sedang-sedang saja.
@ reikira
Hai… hai… Wakatteimasu yo!
Bagus lah… kalau tahu!
@ Adriano Minami
Euh,, kalau gitu, sih? ^^
Mau ketawa, tapi juga mau marah, ya?
Bukan negara sendiri, sih… mungkin ga ada hubungannya.
Mungkin juga, si ‘A’ itu tahu dengan daerah di negerinya. Lebih baik seperti itu, dibanding tidak tahu daerah di negerinya, tapi hapal daerah orang lain…
@ Mi Chan
Setuju juga sih…
Jangan diketawain, dong!
malu…saya pun seperti itu ketika berada di tempat anda. percayalah.
~suddenly remembering
~about the
saladdays back in high school^
Memang terobsesi sih… Orang genius kan jarang-jarang…
BTW, si T itu ikutan OSN tahun ini apa tahun lalu?
saya termasuk orang yang nilai geography nya pas-pas an banget..jadi kalo di tanya bengkulu dimana, cuma bisa jawab, di sumatra!
*paling ga secara general tau..ehe*
dulu saya pernah di ketawain abis2an…
teman 1 : pantesan aja si kakak A tampangnya jutek, dia kan orang makassar!
saya : iya ya, orang sumatra kan jutek-jutek. kaya medan, padang, makassar. *asal nyambung+sotoy*
teman 2,3,4 dan 5 : Kok, sumatra sih? makassar itu di sulawesi, dodol!
saya : eh…??
begitulah..
jadi miris juga sih sebenarnya…^^
@ andriano minami + michan :
saya juga sering tuh!
orang chat : ASL PLS
saya : 19f ina
orang chat : india?
saya : …..
Saya tau kok di mana Bengkulu
Pengalaman si “T” rada2 mirip saya nih. Dari kelas 3 SD sampe lulus SMA kan berdomisili di Banjarmasin. Tiap mudik ke Bandung, keluarga yang laen pada nanya aneh2.
“Oh, di Banjarmasin ada saluran TV? Ada listrik ya?”
“Jadi Banjarmasin itu bukan cuma hutan sama sungai aja ya?”
“Wah, ternyata di Banjarmsin ada mall?!”
Segitunya iih…
Hayo buktikan bengkulu punya karya!
jangan cuman bisa membantai pohon-pohon cemara nan rindang ituh di pantai panjang demi gaya hidup punya mall! grrrr……
hi hi hi. Jadi ingat saat kumpul-kumpul ma teman-teman Farmasi UGM 11 tahun lalu. “Dari mana Man?” Tanya salah satu teman. “Dari Bengkulu,” jawabku. Teman yang lain menimpali, “Bengkulu itu sebelah mana Maluku?”. Nah gile nih orang pikirku, ga belajar Geografi pa? Untung mhs Farmasi, kalau dari fak. geografi bisa gue jitak tuh orang.
Padahal, diantara teman-temanku itu ada mahasiswa yang berasal dari Malaysia. Die aje tahu kok Bengkulu dimane…..
Sorry, telat reply…
@ reikira
Tapi post ini saya tulis lagi karena dia kembali ungkit-ungkit masalah itu, dan pulang ke sini kemarin.
Kejadiannya itu tahun lalu.
@ grace
Hehe… Untung Bengkulu di Sumatera.
Saya tahu Makassar ada dimana. Tapi, (IMO) berhubung Makassar dan pulau Jawa itu tidak satu satuan waktu, jadi mungkin agak lupa.
Benarkah tidak tahu Makassar itu dimana?
@ Fairuz Azzahra
Itulah tidak enaknya…
@ Epat
Doakan saja…
BTW, si T itu telah membanggakan Bengkulu, kok! Dia kan dapat peringka perak di OSN itu?
Halah itu sih…
@ Herman
Weish? Sama-sama dikira Maluku?
Apa ada buku yang mencantumkan Bengkulu itu di Maluku?
Wow! Pengetahuannya luas, tuh! Asal saja, dia tahu daerah-daerahnya sendiri.
Jangan-jangan, berita gempa Bengkulu terkenal sampai Asia Tenggara?Wew….
[setengah kaget]
[salam kenal]
teman-teman saya sejurusan & seangkatan banyak banget yg dari bengkulu… kalo aku nanya gitu gimana ya
*kabuur*
teman: asli dari mana?
saya: banjarmasin,kamu?
teman: banjarmasin di mana sih?
saya: kalimantan selatan, masa gak tau?
teman: jauh banget ya, kalo ke sini(yogya) naik apa?
saya: pesawat donk, satu jam nyampe kok.
teman: oh, ada bandara to? kirain kalimantan hutan semua..
*hajar*
saya kenal bengkulu d ari gadinya
saya baru kenal bengkulu waktu kuliah di semarang karena pernah 15 menitan dengan gadis bengkulu itu yang membuat saya kenal bengkulu
SD ancur di IPS, peta buta pun bener2 buta, geografi sejenis.
Jangankan bengkulu, jalan menuju terminal bus aja nggak tau kok.
Jangan sedih, mungkin ada dunia paralel dimana bengkulu justru menjadi kota paling dikenal, jadi ibukota Kerajaan Indonesia (Indonesia bukan republik di dunia ini) sementara Jakarta justru tidak dikenal sama sekali
@ Strife Leonhart
Waduh…
Jangan-jangan karena yang ngomong tinggal di kota besar, mereka kira daerah lain jauh dibawahnya?
@ rudi
Oh, baguslah kalau begitu.
@ some one
@ TamaGO
Hahaa, mungkin saja…
Tapi saya masih bertanya-tanya dimana.